Tampilkan postingan dengan label lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lifestyle. Tampilkan semua postingan

26 Mei 2011

Malam Ini Ngopi Bersama Kipli (Part 2)

Teman bermain saya di sini hanya 3K, yaitu kipli, krisna, dan kopi. Yang dua pertama adalah manusia sedangkan yang terakhir adalah makhluk gaib. hehehe. Ya bukan lah, kopi adalah kopi. Kopi memang tak pernah menyelesaikan masalah, tapi setidaknya memberi saya waktu bernafas sejenak semacam menghimpun energi untuk menyiapkan diri guna menghadapi masalah. Di Rembang, ratusan warung kopi tersebar. Dan akan saya jelajahi satu persatu bersama Krisna dan Kipli.
(bersambung)

27 Apr 2011

Malam Ini Ngopi Bersama Kipli

What? Kipli di Rembang? Ngapain?

itu pertanyaan pertama ketika dapet sms dari Kipli. Ya, namanya Kipli, bukan KPLI (komunitas pecinta linux indonesia). Ini benar-benar Kipli.

"Pokoknya aku akan lama di sini, ntar aku ceritain," katanya ketika kutanya dalam rangka apa. Dan malam ini akhirnya kami bertemu. Saya ajak "ngopi lelet" khas Rembang, dan ia cepat mahir betul caranya "nglelet".

Kipli, adalah teman saya di Kelompok Bandul Nusantara. Kenapa saya menulisnya tentu ada maksudnya. (bersambung)

4 Feb 2011

Apakah Jas Hujan Semahal Blackberry?

“Sory, Bro. Gue telat, tadi hujan.”
“Sory, Bro. Gue gak jadi dateng, soalnya hujan deres.”

Saya pikir alasan demikian tak lagi menjadi keren dan kuat untuk diterima. Kecuali kalau anda hidup di jaman ketika jas hujan, payung (dan segala tetek blenyek pelindung dari hujan lainnya) masih menjadi barang mewah melebihi Blackberry, IPad, dan seterusnya.

Saya masih heran kenapa sampai saat tulisan ini saya posting, masih saja ada alasan ketidakhadiran yang mengambinghitamkan hujan. Alasan ini akan cukup masuk akal ketika anda berkendaraan selain mobil tertutup dan pada saat itu membawa segala barang yang rapuh oleh hujan. Semisal barang elektronik.

“Tapi Gue kan bawa hape, Bro? dan sekarang Hape udah jadi bagian dari tubuh alias kebutuhan pokok!”

Nah, jadi Sampeyan kuat beli hape kan? Lalu apa kabar dengan JAS HUJAN? Dan bukankah Jas Hujan juga telah menjadi kebutuhan pokok? Toh sekarang sudah dipastikan bahwa hujan tidak terjadi sebulan sekali.

Maka kemudian saya mengambil kesimpulan bahwa orang yang masih menjadikan hujan sebagai alasan adalah orang kampungan.

Gambar diambil dari sini

1 Jun 2010

Danang Rosyid - Saya Rugi Lebih Dari 50 Ribu Kalau Berangkat Kuliah

Jalan-jalan ke Kabupaten Sukoharjo maka kita akan menemukan sebuah desa yang penduduknya mayoritas bekerja sebagai pengrajin meubel. Desa itu adalah Tempuran, Bulakan, Sukoharjo. Kawan saya yang saya kenal dari Kelompok Teater Gadhang FE UNS, Danang Rosyid, tinggal di desa tersebut. Tepatnya di Tempuran RT 03/06 Bulakan Sukoharjo. Keluarganya hidup dari meubel. Tentu saja Danang Rosyid boleh dibilang ahli dalam hal ini. 

Waktu itu sengaja berkunjung ke rumahnya sekedar untuk bersilaturahmi. Keluarganya sangat ramah dan sangat bersahaja. Ketika itu mereka sedang mengerjakan satu set Kursi Swan pesanan dari luar kota. Tangan Rosyid, begitu sapaan akrabnya, yang sangat lihai memainkan pahat, menarik perhatian saya. Sekitar setengah jam saya melihat lelaki muda kelahiran 02 Juni 1989 itu mempermak papan kayu menjadi sebuah ukiran sambil ngobrol ngalor ngidul.

Saya pun sempat diajari membuat tulian sederhana dari kayu. Mendesain, mrmotong, memahat, dan mengukir. Tentu saja hasilnya tak sebagus bikinan ahlinya. Tapi lumayanlah untuk ukuran newbie.  :)
Silakan lihat buktinya dulu.
Gusmel Beraksi


Jadi, memang sumber penghidupan utama keluarga itu adalah membuat meubel. Rosyid sejak kecil sudah belajar memahat. Sudah bisa mencari uang dengan keahliannya itu. Bahkan dia sempat mengaku rugi lebih dari 50 ribu tiap berangkat kuliah.

"Sebenarnya tiap hari saya bisa menghasilkan paling tidak 50 ribu kalau saya bekerja di rumah membantu bapak. Kalau berangkat kuliah saya kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hasil itu, belum lagi bensin dan makan. Tapi gimana lagi Mas, yang namanya kewajiban ya harus dilakoni to, Mas?. Orang tua saya kan pengen anaknya jadi 'orang'. Tidak ndeprok (berdiam diri-gus) di rumah terus, " ujar mahasiswa D3 Bisnis Internasioanl UNS yang tinggal menunggu wisuda tersebut.
Salah Satu Produk Karya Cipta Furniture

Dan nasib memang sudah digariskan, manusia hanya perlu memilih dan menekuni. Kuliah Rosyid tersebut memang tak selamanya merugikan, sebab dari kuliahnya itu dia diajari membuat blog. Nah, yang menarik adalah dari blog tugas kampus yang dia namai http://karyaciptafurniture.blogspot.com/ itu pernah mendatangkan pelanggan. Hal ini tentu tak pernah disangkanya sama sekali. 
Kursi Hoki

"Waktu itu ada orang telepon saya, Mas. Orang Jakarta mau pesen satu set kursi Swan. Pas saya tanya, kok tau nomor saya dari mana, dia jawab katanya dari blog saya. Nah, mualai saat itu saya mulai percaya dengan kekuatan blog untuk marketing, meskipun blog gratisan," terang Rosyid

Pengalaman ini semoga menjadi inspirasi penulis untuk terus ngeblog :)

NB: Tulisan ini di posting ketika Danang Rosyid berulang tahun yang ke 21. Selamat Ulang Tahun mas Rosyid.


DANANG ROSYID
Bidang Usaha: Meubel Kayu Sono Keling
Alamat:  Tempuran RT 03/06 Bulakan Sukoharjo
Tempat Tanggal Lahir:  Sukoharjo, 02 Juni 1989
Email: rosyid_danang@yahoo.co.id
FacebookDanang Rosyid
No HP: 085647570602
Deskripsi Usaha: Karya Cipta kurniture merupakan prudusen mebel & handycraft yang berkualitas tinggi dalam penyediaan bahan baku, Karya Cipta Furniture sangat mempertimbangkan dalam penyediaan bahan baku. Berbagai produk furniture & handycraft yang inovatif telah lahir disini, meja, kursi, almari, figura tempat tidur dan berbagai komoditas furniture & handycraft lainnya. Karya cipta furniture memiliki berbagai produk unggulan dengan design klasik, antik dan memiliki corak & ciri khas tersendiri. Karya Cipta Furniture memberikan fasilitas kepada konsumen yang memesan produk yang unik sesuai keinginan, dengan memberikan spesifikasi produk tersebut, kemudian Karya Cipta Furniture akan memberikan estimasi dana, waktu pengiriman& ketentuan lainnya.


12 Des 2009

Ponsel Manohoax dan Handphone Manohara







Cara cepat dapet handphone manohara adalah membeli permata imitasi seharga 5000 rupiah. Permata dalam bentuk paketan, sudah tertata rapi tinggal di pasang di handphone anda. Bisa di dapatkan di counter HP atau atau toko aksesoris.

Ketika saya membeli pulsa di sebuah counter HP di daerah Karanganyar , saya tertarik untuk bertanya,
"Ini buat  apa Mbak?"
" Oh, itu untuk bikin Handphone Manohara, Mas?"

Maka saya membeli satu. Saya pasang di Ponsel G-Skill berprosessor Intel kesayangan saya itu. Inilah jadinya.









Ponsel Pentium Sabar

Kalo terkesan lebay, ya maaf. Tapi kawan-kawan saya tertarik dan ikut-ikutan memasang aksesoris ini.





Bonus



15 Nov 2009

Ngeblog dan Bunuh Diri

Anda ingin diperhatikan orang?
Anda ingin punya banyak teman?
Anda ingin cepat terkenal?
Anda ingin banyak teman curhat?
Anda stress karena tulisan anda tak pernah dimuat di media?
Anda ingin layaknya membaca semua buku di toko buku?
Anda ingin cepat pintar dan banyak wawasan?
Atau anda ingin punya penghasilan tanpa harus kerja keras banting tulang?


Dan sayangnya anda adalah orang biasa. Dalam artian anda bukan seorang artis, anak atau saudaranya artis, punya kenalan artis. Atau anda bukan seorang pengusaha besar, anak atau saudaranya pengusaha besar, atau punya kenalan pengusaha besar. Anda bukan seorang redaktur sebuah media, atau menantunya redaktur, atau jadi istri simpanan redaktur, atau saudaranya redaktur.Intinya, anda adalah orang yang sangat biasa sekali.

Dan yang paling celaka lagi adalah:
ANDA SAMA SEKALI TIDAK BERNIAT NGEBLOG

Maka, saran saya: Silakan anda BUNUH DIRI saja.
Betapa tidak? Ngeblog adalah sebuah pilihan jitu untuk menjawab semua pertanyaan di atas.

Bagi sebagian orang, blog adalah rumah. Di tempat itu mereka menyimpan sesuatu yang menurutnya penting buatnya. Tak peduli penting buat orang lain atau tidak. Dia cantumkan banyak artikel dan link. Dengan harapan, jika sewaktu-waktu memerlukan tak perlu repot-repot blog walking ataupun googling.

Sebagian orang lagi, blog tak ubahnya sebuah diary. Ia tulisan semua kejadian sehari-hari yang menimpanya. Diajadikanlah tempat curhat, pamer dan segala macam bentuk perbuatan yang tak bisa ia lakukan di dunia nyata secara terang-terangan. (dengan catatan semua in=dentitasnya dirahasiakan)

Sebagian yang lain menganggap blog adalah Galery, atau Kumpulan puisi, atau Kumpulan cerpen. Sangat jelas mereka memamerkan foto-foto, puisi, cerpen bahkan novel dan berharap ada orang yang tertarik, sekedar mampir atau memuji-muji.

Yang lain lagi merasa bahwa blog adalah kail untuk melempar cacing-cacingnya agar dilahap ikan-ikan. (tak perlu saya jelaskan :) )

Yang akademis menganggap bahwa blog adalah ruang kuliah tanpa AC dan LCD Proyektor. Ia taruh materi-materi dan ia biarkan mahasiswa mempelajarinya. Tempat tanya jawab, atau sekedar merayu dosen. (sok perhatianlah, biar nilai jadi harum)

Yang baik hati memperlakukan blog sebagai sarana tranfer ilmu. Teknologi, kehidupan, filsafat, dal lainnya.Ia belajar sungguh-sungguh dan menulis artikel di blog tentang ini itu kemudian muncul pertanyaan ini itu pula. Puaslah para penanya dan puja-pujalah ia.

Yang penuh stategi dan berjiwa bisnis tentu saja memanfaatkan kecanggihan dunia maya ini untuk meraup keuntungan yang sebesar-besarnya dalam bentuk uang. Bayangkan oleh anda, bahwa blogger komersil tersebut sedang di dekat anda sekarang. Katakanlah sedang mengobrol sambil minum kopi dengan anda. Nah, ketika anda berdua bersama-sama membayar kopi, yang terjadi adalah ANDA KEHILANGAN WAKTU DAN UANG. Sedangkan dia tidak terpengaruh waktu. Dan hebatnya lagi uang untuk membeli kopi itu mungkin sudah didapat kembali sejak tegukan pertamanya. Ya, ia punya mesin penghasil uang di dunia maya tanpa harus ia awasi tiap detiknya.
(yang terkhir ini terkesan lebay memang, tapi ini memang konsep marketing)


JADI, SUDAH BERUBAH PIKIRANKAH ANDA?


Dan sesungguhnya saya sedang berpikir, akan lebih bagus jika para facebooker ataupun twitter yang gemar update status menulisnya dalam blog. Jadi tak sekedar cepat datang, cepat dikoment, dan cepat hilang.
Mungkin begitu.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More